Perjalanan di Mulai dengan Melewati Rintangan




Dalam perjalanan hidup kita tak sesalu berjalan dengan sesuai apa yang kita rencanakan, ada rencana yang gagal ada juga rencana yang berhasil kita capai. Semua itu merupakan pelajaran penting dalam kehidupan ini. Karena dengan pengalaman - pengalaman yang pahit dan terjal kita bisa meminimalisir kesalahan dimasa yang akan datang. Kata orang jika ingin sukses harus terus maju kedepan lewati rintangan yang ada. Tetapi bagi saya kita sesekali perlu menengok kebelakang atau melihat perjalanan yang sudah kita lalui sebagai pembelajaran.  

Kemudian Bagi saya dalam menjalani kehidupan ini kita harus mempunyai arah atau tujuan, target yang harus di capai, dengan membuat sebuah tulisan tulisan tujuan yang akan kita capai dan menempelkannya didinding kamar kita agar dalam proses perjalanan hidup bisa terarah dengan baik. Dan jangan hanya mengikuti arus air yang selalu mengalir dari tempat tinggi ke tempat terendah. Bagi saya kita harus berani melawan arus air itu ketika kita ingin mencapai sebuah tujuan yang ingin dicapai. Memang tidak akan mudah melawan arus air yang sangat deras, tetapi lebih baik kita terus berusaha dari pada kita harus pasrah dalam menjalani hidup ini. Allah SWT berfirman : 

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11).

Ayat ini memotivasi kita untuk mengubah diri kita, maka yang lain akan berubah atas bantuan Allah. Jadi kita harus terus berusaha lebih baik lagi agar apa yang ingin kita capai bisa terwujud. 

Berbicara perjalanan hidup ini jika kita ingat memanglah tidak selalu manis seperti gula, memang jika kita ingat - ingat apa yang sudah kita lalui sampai detik ini pastilah ada rasa pahit yang kita rasakan, tetapi itu semua hanya bumbu dalam kehidupan, karena semua orang sukses pasti pernah merasakan kepahitan itu. Dalam hidup saya selalu berfikir lebih baik saya bekerja keras di masa muda dari pada saya harus bekerja keras di masa tua seperti sebuah peribahasa Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dulu, bersenang-senang kemudian, artinya jika kita ingin mendapatkan kesenangan atau keberhasilan di kemudian hari haruslah berani bersusah payah terlebih dahulu.

Maka dari itu kita harus bekerja keras di masa muda karena di masa muda ini tubah kita masih sehat fikiran kita masih bisa berfikir lebih keras lagi sehingga nanti nya kita bisa memetik hasil kerja keras kita selama ini, seperti hal nya sebuah peribahasa mungkin yaitu "Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai". itu sebuah peribahasa yang baik di mana apa yang kita tanam itulah yang akan dapatkan di kemudian hari.

Memang semua itu tidak lah, selalu ada bayangan fikiran kegagalan ketakutan seperti "apakah saya bisa? Apakah saya mampu? Ah saya sepertinya tidak bisa? Ah saya merasa takut? Jika nanti terjadi seperti ini bagimana ya? ". Semua fikiran itu pasti kita pernah rasakan dalam fikiran kita, tetapi kita harus bisa melawan nya, dengan berfikiran positif, karena jika kita terus berfikiran negatif tentunya akan menghambat semua rencana - rencana yang sudah kita tuliskan. Karena saya pun disini pernah merasakan itu semua.  Jadi hindarilah fikiran - fikiran negatif dalam diri kita, motivasi diri kita bahwa kita mampu untuk mencapai tujuan kita. Karena kita semua sama, sama - sama makan nasi dan minum air. yang membedakan adalah apakah kita Rajin atau sebaliknya kita malah seorang yang pemalas.


Jadi, Mari kita berproses bersama dengan menuliskan sebuah rencana demi rencana di dinding kamar kita, agar hidup kita terarah dengan baik, tidak mengambang dan juga tidak stagnan atau ajalan di tempat. Mari kita bangun kepercayaan diri kita, mental kita, intelektual kita dan jangan lupa spritual. Sehingga kita bisa menjadi semua rencana kita bisa berjalan dengan sukses. Terus semangat Kawan dengan  "Kerja 4 AS, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perjalanan di Mulai dengan Melewati Rintangan"

Post a Comment