Fungsi Iman Kepada Allah SWT


Penikmatrindu23
- Iman secara bahasa berarti tashdiq (membenarkan). Sedangkan menurut istilah syar'i, iman merupakan "Keyakinan didalam hati, Perkataan atau ucapan di lisan, amalan dengan anggota badan, bertambah dengan melakukan ketaatan dan berkurang dengan maksiat. Apabila didalam hati seseorang telah meyakini adanya Allah SWT dan memfungsikan keimanan nya dalam amal perbuatannya serta menempatkan Allah dan segala perintah-Nya diatas segala - galanya, maka kehidupan manusia itu di dunia ini akan memperoleh pegangan hidup yang kooh. Ia tidak mudah terjeremus kedalam kesesatan. Ia juga tidak mudah putus asa. Selanjutnya ia akan mempunyai Akhlak yang mulia, karena ia akan selalu berpegang kepada petunjuk Allah SWT yang selalu senantiasa menyuruh berbuat baik. 

Orang yang memfungsikan Iman hanya kepada Allah SWT dalam hidupnya, akan mempunyai sikap dan kepribadian sebagai berikut ini:

1.Menyadari kelemahan dirinya di hadapan Allah Yang Maha Besar, sehingga ia tidak mau berbuat dan bersikap sombong atau takabur serta menghina orang lain.

2. Menyadari bahwa segala yang ia nikmati dalam kehidupan saat ini semuanya berasal dari Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Hal ini menyebabkan ia akan menjadi orang yang senantiasa untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT. Ia memanfaatkan segala nikmat Allah sesuai dengan kehendak-Nya.

3. Menyadari bahwa dirinya pasti akan mati dan dimintai per- tanggung jawaban tentang segala amal perbuatan yang dilakukan. Hal ini menyebabkan ia senantiasa berhati-hati dalam menempuh liku-liku kehidupan di dunia yang fana ini.

4. Merasa bahwa dirinya selalu dilihat oleh Allah Yang Maha Mengetahui. Ia merasa bahwa pada waktu ia melakukan perbuatan yang buruk, Allah mengetahuinya. Kemudian ia berusaha untuk meninggalkan perbuatan yang tidak baik atau perbuatan buruk, karena dalam dirinya sudah tertanam rasa malu berbuat salah. Ia kemudian menyadari bahwa sekalipun tidak ada orang lain yang melihatnya namun Allah Maha mengetahui dan Maha Melihatnya.

Dalam suatu riwayat pernah diterangkan, bahwa pada suatu ketika khalifah Umar Ibnu Khattab menjumpai seorang anak penggembala kambing. Lalu Khalifah menggodanya. Umar meminta kepada anak gembala itu agar mau menjual seekor kambing kepadanya, berapa saja yang diminta oleh anak itu. Namun anak itu berkata: "Kambing itu bukan milikku melainkan milik majikanku". Lalu Khalifah Umar berkata lagi : "Bukankah majikanmu itu tidak ada di sini". Jawab anak gembala tersebut, "Memang benar majikanku tidak ada di sini dan ia tidak mengetahuinya, namun Allah Maha Mengetahui. Mendengar jawaban anak itu Umar tertegun, karena merasa kagum, atas kualitas keimanan anak itu. Yakni Allah SWT Maha Hadir dan selalu memperhatikan dirinya, sehingga ia tidak berani berbuat keburukan, walaupun tidak ada orang lain yang melihatnya.

5. Sadar dan lalu segera untuk bertaubat apabila pada suatu ketika karena kekhilafan ia berbuat dosa. Ia segera akan memohon ampun dan bertaubat kepada Allah SWT, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan jahat yang dilakukannya itu, sebagaimana diterangkan dalam Al Qur'an. Allah SWT berfirman:

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Artinya : Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedangkan mereka mengetahui (Ali Imran: 135). 

Akhirnya dapat disimpulkan bahwa fungsi iman kepada Allah SWT akan menumbuhkan suatu sikap akhlak mulia pada diri seseorang. Karena Ia akan selalu berkata benar, jujur tidak sombong, dan merasa dirinya lemah di hadapan Allah SWT serta tidak berani melanggar larangan dari Allah, karena ia mempunyai iman yang kokoh.

Dengan demikian maka iman sangatlah memegang peranan yang penting dalam kehidupan umat manusia, yakni sebagai alat yang paling ampuh buat membentengi diri dari segala pengaruh dan bujukan yang menyesat- kan. Selanjutnya iman juga sebagai pendorong seseorang untuk melakukan segala perbuatan yang shaleh atau perbuatan yang baik. Perbuatan yang shaleh tidak akan timbul tanpa adanya dasar iman. Kalau iman dan amal shaleh ini telah menjadi satu, tertanam dalam dirinya bahagialah hidupnya baik di dunia maupun di akhirat.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fungsi Iman Kepada Allah SWT"

Post a Comment